0811-1200-4800

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Tangerang Selatan bersama Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) dan Onno Centre menyelenggarakan Olimpiade Cyber Security Hacking terkait Capture The Flag. Ajang ini diikuti oleh 249 peserta dari tingkat SMA sederajat dari berbagai kota di Indonesia dan umum dengan maksimal usia 18 tahun.
Dari olimpade tersebut, 8 peserta dari dinobatkan menjadi pemenang. Penyerahan hadiah diberikan langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat acara halalbihalal di Plaza Puspemkot Tangsel, Rabu (11/5).
Benyamin pun mengapresiasi para pemenang karena mereka memiliki kemampuan yang luar biasa, terutama soal cyber security.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita bisa lihat ini masih tingkat SMA sederajat, dan soal kemampuan tidak bisa diragukan lagi, dan ini penting sekali terutama dalam menjaga kedaulatan negara ini di dunia maya,” ucap Benyamin dalam keterangan tertulis, Jumat (12/5/2023).
Benyamin menilai kemampuan tersebut penting, mengingat perkembangan teknologi di Indonesia sangat cepat karena ditunjang revolusi industri 5.0.
“Untuk itu kecepatan perkembangan teknologi ini, harus kita jaga juga dari hal-hal yang membahayakan di dunia maya. Oleh karenanya, penting kita memiliki SDM yang mumpuni dalam menjaga keamanan dunia maya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin menjelaskan kompetisi Cyber Security ini berfokus pada aspek operasional pengelolaan, dan perlindungan layanan dan infrastruktur sistem informasi.
Di samping itu, ajang ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menguji kemampuan dan pengetahuannya mereka di bidang keamanan siber.
“Selain itu kesempatan ini menjadi peluang bagi para peserta untuk dapat menjalin hubungan dengan para profesional industri teknologi informasi,” jelasnya.
Tubagus menambahkan ajang ini memiliki tahapan yang panjang mulai dari fase basic, middle dan advance hingga terakhir tahapan wawancara dengan dewan juri.
Dari tahapan tersebut, Tubagus mengayakan terdapat 8 pemenang, yakni juara pertama diraih Ardhi Putra Perdana dari SMK N 7 Semarang, juara kedua didapat oleh Bill Elim dari Jakarta, juara ketiga Saeful Diyan dari Pemalang, peringkat keempat Nabil Irawan dari Banyuwangi, dan peringkat kelima Endra Anugrah dari Malang.
Sedangkan harapan satu diraih Muhammad Naufal dari Jakarta, harapan kedua diraih Rafid dari Sukuharjo, Lalu di harapan ketiga diraih Livio Hardi dari Berau.
“Jadi lomba ini kita mulai dari 3 sampai 29 April dengan berbagai tahapan hingga wawancara, dan inilah pemenangnya,” sambungnya.
“Di mana juara-juara ini mendapatkan beasiswa dari Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) dan juga uang pembinaan serta tambahan hadiah lainnya berupa laptop dan handphone,” tambahnya.
Sebagai informasi, kompetisi ini turut mendapat dukunga berbagai pihak di antaranya, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), PT. Astra Internasional Tbk, PANDI, Linksys, SalmaNet Internet Service Provider, ICTWATCH, RudexTech, EthicNinja, Ganesha Systems PT. Ganesha Tradika Pancadaya, Time Excellindo ICT Service Provider, SalmaNet ISP, APTIKOM, dan Toko Bintang Raya Komputer.
Kolaborasi dari berbagai lintas sektor inilah yang turut mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan mampu menjaga kedaulatan negara di dunia maya.

source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reach us on WhatsApp
1